Kegiatan Pusat
Mengembangkan Potensi yang Berkualitas

Semarak Bazar di Acara Edukasi Keuangan IIPOJK
Penulis : Marviarum Geotemi
Pada hari Selasa, tanggal 14 Januari 2024 telah terselenggara kegiatan Edukasi Keuangan Bagi Ikatan Istri Pegawai OJK di lantai 25, Gedung Menara Radius Prawiro. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu Frederica Widyasari Dewi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi , dan Perlindungan konsumen; serta Ibu Ita Siregar selaku Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK.
Menambah semarak kegiatan tersebut diselenggarakan juga bazar yang dikelola oleh Bidang Ekonomi IIPOJK. Adanya bazar kali ini adalah bentuk support dan memberikan peluang kepada para anggota yang memiliki usaha.
Terdapat 5 booth dengan beraneka ragam barang yang ditawarkan. Booth pertama menyediakan berbagai jenis make up dengan brand luar yang sudah tersertifikasi halal Indonesia yaitu Ultima. Booth kedua diisi oleh Batik Hop yang menawarkan pakaian dengan tema wastra atau batik nusantara. Batik ini sudah memiliki outlet yang terletak di Pondok Indah Mall Skywalk South lantai 1. Masih di dunia fashion, Booth ketiga diisi oleh Sysories yang menyediakan aneka aksesoris mulai dari bros, cincin, kalung dan lainnya. Aksesoris yang ditawarkan tergolong unik karena memiliki unsur etnik yang sangat cocok dipadupadankan terutama dengan fashion wastra nusantara.
Di booth keempat menawarkan aneka makanan yaitu roti dan snack ringan seperti risol, cheese stick, roti gandum, dan roti coklat; dan juga aneka minuman seperti kopi dan teh sereh. Tersedia juga buku karya salah satu anggota IIPOJK yang berjudul “Semua Bisa Kaya” yang berisi tentang pengelola keuangan secara syariah dan buku antologi berjudul “Smart Moms Financial Stories”.
Harga yang ditawarkan sangat terjangkau sehingga antusias pengunjung untuk berbelanja di booth yang tersedia sangat luar biasa. Meski jumlah booth tidak banyak, tetapi barang-barang yang ditawarkan sangatlah unik, cantik, dan terjangkau.
Pada Sesi edukasi Bapak Aidil Akbar selaku pembicara yang juga merupakan seorang perencana keuangan sempat memberikan pesan kepada seluruh peserta “Membuat Perencana Keuangan bukan berarti melarang perempuan berbelanja. Tetap boleh shopping kok, tentunya dengan cara yang bijak dan sesuai dengan kemampuan”