IIPOJK Sulsel Sulbar
Mengembangkan Potensi yang Berkualitas

Kunjungan Ibu Dewan Pembina IIPOJK, Ibu Ketua Umum & Ketua IIPOJK Se-Indonesia Ke Kota Angin Mammiri
Penulis : Nina Rali (IIPOJK SulSel SulBar)
Dalam kunjungan kedua kalinya Ibu Ita Mahendra (Dewan Pembina Pusat IIPOJK) & perdana bagi Ibu Sari Bambang Mukti (Ketua Umum IIPOJK) serta Ibu-Ibu Ketua IIPOJK di Kota Anging Mammiri. IIPOJK SulSel SulBar mengajak mengunjungi Benteng Panyyua yang lebih dikenal dengan Benteng Ujung Pandang atau Fort Rotterdam.
Di kawasan Fort Rotterdam ini ada Museum La Galigo yang menyimpan berbagai artefak bersejarah, termasuk peninggalan Gowa-Tallo, senjata kuno, miniatur kapal phinisi, dan koleksi fosil bebatuan. Serta mengetahui sejarah dan budaya Sulawesi Selatan dari masa prasejarah hingga modern. Terdapat juga tempat peristirahatan Pangeran Diponegoro, dekat pintu masuk Museum La Galigo.
Di kawasan ini juga ada Fort Rotterdam Art Gallery dimana Arifin alias Zainal Beta (Sang Maestro Seni Lukis Tanah Liat Pertama Di Dunia) memajang beberapa karya seninya, Ibu Ita Mahendra & Ibu Sari Bambang Mukti tergerak untuk membeli beberapa lukisannya.
IIPOJK SulSel SulBar juga mengajak Ketua IIPOJK dari Kantor OJK Yogyakarta, IKN, Batam, Pangkal Pinang, Malang, NTT, Maluku, Palu dan Jayapura) mengunjungi ikon wisata Makassar yang berada di Kawasan Anjungan Pantai Losari & Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI).
Tak lupa berkunjung ke Rammang-Rammang yang merupakan gugusan pegunungan karst terbesar dan tercantik ke 3 di dunia dan sudah diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia (World Heritage Site) pada tahun 2017. Terletak 50 km di Timur Laut Kota Makassar. Terdapat 3 dermaga sebagai alternatif mencapai Rammang-Rammang, perbedaannya adalah panjang rute sungai menuju lokasi tujuan.
Sebelum mencapai kawasan ini kita menggunakan Jolloro’ (perahu dengan mesin tempel) menyusuri Sungai Pute kurang lebih 15 menit tak lupa berswafoto mengabadikan pemandangan sungai di dipenuhi dengan pohon nipah dan bakau. Selain itu disuguhkan pemandangan alam yang mempesona berupa hamparan padi, perbukitan dan gua-gua yang eksotis (Gua Berlian & Gua Kunang-Kunang) & gua-gua prasejarah (Gua Pasaung, Batu Tianang dan Bulu Sipong), Hutan Batu, Sosokeng, Sepak Labbua & Kingkong Stones. Walaupun belum sempat mencapai puncak Rammang-Rammang tidak mengurangi keseruan Kami berswafoto.Walaupun belum sempat mencapai puncak Rammang-Rammang tidak mengurangi keseruan Kami berswafoto.
Perjalanan ditutup dengan menyusuri kilau emas di sepanjang kanan kiri Jl. Somba Opu yang merupakan salah satu tempat berbelanja emas terbaik di Nusantara. Namun, belum sah namanya ke Makassar kalau belum membeli oleh-oleh khas Makassar yang merupakan produk UMKM kami seperti Kain Lagoosi, Minyak Tawon & Minyak Beruang. Berminat dengan produk tersebut? IbuTri Imam (WA: +62815878660, IG: iipojk sulselsulbar) siap mengirimkannya ke seluruh Indonesia.